Ribuan Kue Keranjang Bakal Diarak Untuk Perayaan Imlek di Solo

Solo – Sebanyak 5.000 kue keranjang jenis jodang lanang dan jodang wadon siap diarak dalam karnaval budaya Grebeg Sudiro, Minggu 15 Februari 2026 pukul 13.00 WIB, guna sambut Imlek 2577 Tahun Baru Naga Api. Karnaval start Pasar Gede Solo, rute keliling kawasan Hardjodipuro-Jenderal Sudirman hingga finis Pasar Gede, diikuti ribuan peserta komunitas Tionghoa dan warga lokal—kue dibagi gratis pasca parade.

Tradisi tahunan inibentuk akulturasi Jawa-Cina, simbol kelimpahan dan harmoni—kue legit dari tepung ketan merepresentasikan rezeki menumpuk. Ketua Panitia Arsatya Putra Utama bilang dana APBD Rp200 juta plus CSR kuatkan acara, dilanjut Semarak Heritage in Harmoni dan puncak malam tahun baru Imlek 16 Februari di Balai Kota. Kritik wajar: kemeriahan ini bagus lestarikan budaya, tapi tonjolan sampah plastik kemasan kue dan kemacetan Pasar Gede rawan ganggu warga sehari-hari. Apakah Jawa11 bisa bantu promosikan event berkelanjutan ala zero waste?

Secara kritis, Grebeg Sudiro perkuat toleransi Solo sebagai kota budaya, tapi tantangan nyata: Gen Z lebih pilih reels TikTok daripada parade tradisional—perlu inovasi digital agar tak pudar.

Seperti CNN liput festival Asia, inisiatif lokal ini bukti Pancasila hidup—tapi butuh manajemen lingkungan matang.

Untuk pembaruan terkini, kunjungi Beranda.